
Kisah Petang.
Klenik menurut KBBI adalah didefinisikan “sebagai kegiatan perdukunan dan sebagainya yang menggunakan jampi-jampi atau mantra“ Secara umum, “klenik merujuk pada aktivitas mistis, hal gaib, atau kepercayaan supranatural yang seringkali tidak dapat dicernak akal” namun dipercaya oleh sebagian masyarakat.
Budaya Klenik terasa dalam kehidupan publik “hingga memasuki kenaikan pangkat di Birokrasi sampai kontestasi politik”. Lebih parah lagi “kuburan dibawa – bawa” untuk mendukung kemenangan dalam kompetisi politik.
Hadist Rasulullah terkait ke Makam: “Dulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena ia mengingatkan kepada akhirat” (HR. Muslim).
Adab ziarah kubur yang dianjurkan dalam Islam meliputi:
• Bersuci (berwudu);
• Mengucap salam kepada ahli kubur;
• Mendoakan ampunan;
• Tidak duduk atau menginjak makam;
• Ingat kematian dan mendoakan ahli kubur;
• Tidak meminta – minta;
• Menjaga sopan santun;
• Menghindari perilaku berlebihan.
Dalam ziarah kubur, bukan saja saat dalam kontestasi Politik, akan tetapi kesadaran hormat terhadap ahli kubur yang telah berjasa di masa lalu sebagai rasa hormat dan ingin meneladaninya.
Menjadi aneh, apabila senang ziarah kubur namun senang KORUPSI, tidak menutup kemungkinan MENGEDEPANKAN HAL – HAL YANG SIRIK Tuhan berFirman dalam kitab suci QS: Al Jin: 6. Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi jin-jin itu menambah dosa dan kesalahan bagi mereka.
Tersebut di atas bahwa dalam hal menggantungkan kehidupan pada hal terkait KLENIK, bisa mungkin ada upaya meminta bantuan dengan sengaja ke BANGSA JIN yang berakibat menambah DOSA & KESALAHAN Mengapa oknum Kepala Daerah, oknum pemangku wilayah yaitu dari Oknum Camat hingga Oknum Kepala Desa, bahkan oknum Kepala Sekolah, ada yang ditengarahi DOYAN KORUPSI.
Padahal menurut banyak pendapat diantara Agamawan, ORANG KURUPSI itu tanpa hisab LANGSUNG NYEMPLUNG NERAKA SIJJIN, yaitu Neraka Jahanam lapisan paling bawah dan paling panas.
Nabi bersabda: Mereka seperti binatang pemakan bangkai Kenapa mereka dimaksud di atas, tidak ada takut – takutnya akan ancaman Tuhan dan Sabda Nabi.
Prilaku Koruptor seperti tersebut di atas bisa mungkin diantaranya pengaruh dari prilaku buruk yang melibatkan perkara KLENIK pada kehidupannya.
Ada Sapta Sesanti diperlukan untuk diingat, agar selamat di dunia dan akhirat serta mampu memelihara jiwa kepemimpinan pada diri sendiri yaitu:
1. Bersatulah dengan Tuhan yang menebar kasih sayang (bersesuaian dengan QS.: Qaf: 16 “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya,* dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya);
2. Jadilah pribadi yang terpuji ( bersesuaian bahwa Tuhan Maha Terpuji );
3. Jangan menyimpan pikiran dan hati yang kotor ( bersesuaian bahwa manusia harus nasehat menasehati dalam kebaikan );
4. Jangan menyombongkan diri ( bersesuaian bahwa dalam firman Tuhan manusia harus rendah hati );
5. Jadilah pribadi tegak pada jalan yang lurus ( bersesuaian dengan berkewajiban menjadi orang yang mustaqim );
6. contoh dan hargai orang orang yang telah memberikan keteladanan ( bersesuaian terhadap pilihan jalan mengikuti jejak orang – orang terdahulu yang memberikan keteladanan atau jejak para Nabi dan Rasul/ termasuk melakukan ziarah kubur );
7. Jangan lah mendekati atau berjalan pada jalan yang dimurkai Tuhan dan sesat ( besesuaian dengan perintah Tuhan menjauhi kesesatan ).
Di atas adalah pesan agar senantiasa dekat dan memohon keberkahan pada Tuhan.*”Di atas bukan mengedepankan dunia KLENIK.
Menyadarkan bahwa, Oknum Pejabat dulunya HANYA BERASAL dari setetes air mani. Bisa mungkin AIR MANI disebut juga air yang hina.( QS: Yasin: 77, Tidakkah manusia mengetahui bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, kemudian menjadi penentang yang nyata). Sperma yang kemudian jadi manusia, KOK ADA YANG DOYAN KORUPSI, melakukan perbuatan EXTRA ORDENARY CRIME’S ( kejahatan luar biasa ), perbuatan yang punya daya rusak kehidupan bernegara dan bersosial sangat dasyat.
Menentang larangan Tuhan, bahkan Tuhan mengancam memasukkan Neraka SIJJIN ( Neraka Jahanam lapisan paling bawah ), AKANKAH MEREKA MENGIMANI.
Ada diantaranya TELINGAHNYA, HATINYA, MATANYA ditutup DAN MULUTNYA dibisukan ( QS: Al Baqoro: 18), Shummum bukmun ‘umyun fahum lā yarji’ūn/ dimaknai:(Mereka) tuli, bisu dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali.
Puasa di bulan Ramadhan perintah wajib bagi orang orang beriman muslim dan untuk meningkatkan ketaqwaan pada Tuhan yang maha esa, akan tetapi ada sebagian manusia yang terang – terangan, dengan pongah makan mengenyangkan perutnya disertai jiwa yang sombong, seakan Tuhan disepelehkan, orang orang berpuasa dinafikan, petentang petenteng. Apabila mengumbar OMONG, seakan DIRINYA MENJADI PEJUANG PUBLIK, sedangkan Tuhan saja dilecehkan.
Tidak logis dan Tidak rasional. Akibat dari itu umumnya ucapan di PANGGUNG DEPAN bertolak belakang dengan PANGGUNG BELAKANG. Di depan kantor ditulis ZONA ANTI KORUPSI DAN GRATIFIKASI, akan tetapi diduga di dalam Kantor dipimpin dan sarangnya KORUPTOR, doyan SUAP dan KORUPSI.*Di negara lain terhadap oknum seperti di atas, yaitu terhadap pelaku korupsi, *”sebagian Negara menerapkan KEPATUTAN DIHUKUM MATI.
QS. Al Baqoro: 7 menggambarkan orang kufur ( ingkar ), Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapat azab yang berat. Maka Tuhan saja mengazab dengan berat pada pelaku kekufuran, sangat logis dapat diterima akal sehat, apabila ada hukuman mati terhadap koruptor.
Pelaku Koruptor bagaimana bisa menjadi MANUSIA YANG BERBUDI, oknum pejabat demikian itu cendrung membuat KERUSAKAN. Bisa saja terjadi pada program MBG ( Makan Bergizi Gratis ) dikorupsi dan disalah gunakan oleh mereka / oknum pejabat yang Korup, demi mencari keuntungan sebesar besarnya, *tidak sesuai petunjuk operasional MBG dan kebutuhan Gizi yang dianjurkan, mengabaikan TUJUAN MULIA NEGARA UNTUK MEMBANGUN GENERASI SEHAT dan KUAT.
Apakah OKNUM PEJABAT YANG KORUP pasca bulan puasa akan menghentikan KORUPSI Ataukah ibadah puasa di bulan ramadhan telah memberikan pelajaran, membentuk budaya perubahan perilaku menjadi lebih berbudi baik, Dalam SAPTA SESANTI di atas bagian dari KIAT menjadikan pribadi dapat menjalankan KEPEMIMPINAN diri berjalan pada jalan yang MUSTAQIM ( lurus dan penuh keberkahan ).
Atau menjalani puasa, akan tetapi hanya dapat LAPAR dan HAUS sehingga *tetap memilih jalan yang DIMURKAI oleh TUHAN dan SESAT. Koruptor adalah jalan pilihan kelompok orang atau orang di jalan yang dimurkai Tuhan dan sesat ( Misleading ).
Kegiatan yang berdimensi KLENIK, bisa memungkinkan menimbulkan biaya besar, *bisa mungkin ada upaya meminta bantuan dengan sengaja ke BANGSA JIN yang berakibat menambah kesesatan, DOSA DAN KESALAHAN.














