• Latest
  • Trending
  • All
  • Opini
  • Berita
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Lintas Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi 24–26 Februari 2026, Wilayah Selatan Jawa–Bali–NTB Berstatus Siaga

23 February 2026

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

20 June 2026

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

20 June 2026
ADVERTISEMENT

PROGRAM PRESIDEN TUTUP TAMBANG ILEGAL, POLRES GRESIK DIMINTA BERTINDAK TEGAS DIWILAYAHNYA, TERMASUK DESA SUBER GEDE WRINGIN ANOM

20 June 2026

Diduga Tertekan Masalah Asmara dan Utang, Pria Muda Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Kos di Menganti

19 June 2026

Dorong Kebersihan Lingkungan, Pemkab Jombang Distribusikan 9 Unit Kendaraan Roda Tiga

18 June 2026

Gudang Penyulingan Limbah B3 Diduga Ilegal di Wringinanom Terbongkar, Nama Handi (Gombrek) Oknum Polisi Ikut Terseret‎

17 June 2026

Khidmat dan Penuh Doa, Intip Suasana Istighosah Tahun Baru Islam 1448 H di Jombang

16 June 2026
Sunday, June 21, 2026
  • Login
Berita Karya
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
Berita Karya
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah Bali

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi 24–26 Februari 2026, Wilayah Selatan Jawa–Bali–NTB Berstatus Siaga

AJi B.K by AJi B.K
23 February 2026 21:56
41 4

JAKARTA I Beritakarya.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui pemodelan probabilitas curah hujan 20 mm/hari mengeluarkan peringatan kewaspadaan potensi hujan menengah hingga tinggi pada 24–26 Februari 2026.

Dalam rilis yang dibagikan oleh Mas Annadwi (Post_MKG), sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara masuk kategori WASPADA dan SIAGA.

RelatedPosts

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

Wilayah Berstatus WASPADA:

ADVERTISEMENT

• Banten

• Jawa Barat

• Nusa Tenggara Barat (NTB)

Wilayah Berstatus SIAGA:

• D.I. Yogyakarta

• Jawa Tengah

• Jawa Timur

• Bali

Berdasarkan analisis pemodelan probabilitas curah hujan ≥20 mm/hari dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, akumulasi hujan diperkirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, terutama di wilayah selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Analisis Situasi

1. Intensitas dan Dampak Potensial

Curah hujan ≥20 mm/hari tergolong cukup signifikan dalam konteks hidrometeorologi tropis. Jika berlangsung berturut-turut selama 2–3 hari, risiko yang perlu diantisipasi meliputi:

• Banjir genangan dan banjir perkotaan

• Longsor di wilayah perbukitan dan lereng

• Peningkatan debit sungai secara cepat

• Gangguan transportasi darat dan laut

Wilayah selatan Jawa dikenal memiliki kontur topografi berbukit dan daerah aliran sungai pendek namun curam, sehingga respons terhadap hujan intens dapat terjadi relatif cepat.

2. Mengapa Wilayah Selatan?

Secara klimatologis, bagian selatan Jawa–Bali–NTB lebih terbuka terhadap suplai uap air dari Samudera Hindia. Jika terdapat:

• Penguatan angin baratan,

• Konvergensi angin,

• atau gangguan atmosfer skala regional,

maka potensi pembentukan awan konvektif meningkat di zona tersebut.

Perbedaan Status WASPADA dan SIAGA

• WASPADA: Potensi hujan signifikan ada, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

• SIAGA: Risiko dampak lebih tinggi; pemerintah daerah dan instansi terkait perlu menyiapkan langkah antisipatif lebih konkret.

Status SIAGA di DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali mengindikasikan probabilitas dampak hidrometeorologis lebih besar dibanding wilayah berstatus WASPADA.

Imbauan Mitigasi

Beberapa langkah yang disarankan:

• Masyarakat di daerah rawan longsor dan bantaran sungai meningkatkan pemantauan kondisi lingkungan.

• Pemerintah daerah memastikan sistem drainase dan pintu air berfungsi optimal.

• Nelayan dan operator transportasi laut memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca harian BMKG.

• Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk respons cepat jika terjadi kejadian ekstrem.

Pola hujan beruntun selama beberapa hari sering kali lebih berbahaya dibanding hujan sangat lebat dalam satu hari. Akumulasi kelembapan tanah dapat meningkatkan potensi longsor, terutama di wilayah dengan riwayat kejadian sebelumnya.

Jika tren ini berlanjut, penting untuk memantau pembaruan informasi resmi BMKG secara berkala, mengingat dinamika atmosfer tropis dapat berubah dalam hitungan jam hingga hari. ( Red )

Tags: BaliBantenD.I.YogyakartaInformasi CuacaJawa baratJawa tengahJawa timurNusa Tenggara Barat (NTB)
Share95Tweet59Pin21

Related Posts

Berita

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

by AJi B.K
9 hours ago
339
Berita

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

by AJi B.K
11 hours ago
347
Berita

PROGRAM PRESIDEN TUTUP TAMBANG ILEGAL, POLRES GRESIK DIMINTA BERTINDAK TEGAS DIWILAYAHNYA, TERMASUK DESA SUBER GEDE WRINGIN ANOM

by AJi B.K
20 hours ago
342
Berita Karya

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Peristiwa
  • Lintas Daerah
  • Narkotika
  • Hukum
  • Kondisi Alam
  • Karya Nusantara
  • Kriminal
  • Politik
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Olahraga

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.