
MOJOKERTO I Beritakarya.com – Dalam semangat memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-24, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar Apel Akbar Hybrid bertema “Solidaritas Tanpa Batas”, yang dirangkaikan dengan agenda Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Kegiatan berlangsung di Alas Veenus Trawas (AVT), Mojokerto, pada Sabtu (28/03/2026).
Acara yang berlangsung khidmat, penuh semangat kebersamaan, dan sarat nilai persaudaraan organisasi tersebut diselenggarakan oleh LSM GMBI Dewan Pimpinan Wilayah Teritorial Jawa Timur. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Wilter Jawa Timur beserta jajaran, para Ketua Distrik se-Jawa Timur, pengurus, serta anggota dari berbagai daerah.
LSM GMBI Distrik Kab. Nganjuk, Di bawah komando Bpk. Sugito, selaku Ketua Distrik, berangkat ke lokasi pada hari sabtu, 28 Maret 2026 pukul 03,00 dini hari dengan 20 Personilnya, baik dari jajaran pengurus Distrik maupun KSM.
Jumlah peserta yang hadir secara langsung diperkirakan mencapai sekitar 250 orang, sementara ribuan anggota lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui platform Zoom, yang melibatkan seluruh jajaran pengurus mulai tingkat Wilter, Distrik, KSM, hingga Pokja dari berbagai wilayah di Indonesia.
Momentum Harlah ke-24 ini menjadi simbol kokohnya eksistensi dan konsistensi LSM GMBI dalam membangun solidaritas internal organisasi, mempererat tali silaturahmi antaranggota, sekaligus mempertegas komitmen kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, Ketua Umum LSM GMBI, M. Fauzan Rachman, S.E., menyampaikan ucapan “Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin” kepada seluruh keluarga besar GMBI di seluruh Nusantara.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Harian beserta seluruh jajaran yang selama ini terus mendampingi perjalanan dan penguatan organisasi.
“Kita adalah warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk menjaga keamanan, persatuan, serta kedaulatan bangsa. GMBI harus tetap menjadi lembaga yang cerdas, solid, berani, dan berintegritas. NKRI adalah harga mati,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum mengingatkan seluruh anggota agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan global, termasuk dinamika geopolitik dunia yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional, seperti ancaman kelangkaan energi dan kebutuhan pokok.
Menurutnya, peran aktivis sosial dan lembaga kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat, sekaligus menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua LSM GMBI Dewan Pimpinan Wilayah Teritorial Jawa Timur, Sugeng, S.P., dalam sambutannya usai prosesi pemotongan tumpeng menegaskan bahwa peringatan Harlah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi, evaluasi, dan penguatan jati diri organisasi.
“Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kita sebagai aktivis LSM GMBI harus terus menjaga kekompakan, loyalitas, dan dedikasi dalam mengawal kepentingan masyarakat serta menjaga marwah organisasi,” ujarnya.
Apel Akbar Hybrid ini menjadi bukti nyata tumbuh dan menguatnya semangat solidaritas tanpa batas, mulai dari tingkat DPP, Wilter, Distrik, KSM hingga Pokja di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa LSM GMBI tetap hadir sebagai kekuatan sosial yang responsif, progresif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat, serta terus berkomitmen menjaga persatuan bangsa dalam bingkai NKRI.
Dalam nada yang mengebu, Ketua LSM GMBI Distrik Kab. Nganjuk, Bpk. Sugito, mengatakan bahwa dia sangat bangga menjadi bagian dari LSM GMBI,Ingin bermanfaat untuk masyarakat dan Bangsa”.
Alf-Ngjk










