• Latest
  • Trending
  • All
  • Opini
  • Berita
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Lintas Daerah

DUGAAN TANAH GG SIDORAHARJO: PETOK D DIDUGA “DIUANGKAN”, JEJAK RP1 MILIAR MEMUNCULKAN BANYAK TANDA TANYA APARAT DESA TERLIBAT‎

16 June 2026

GRESIK GEMPAR! Kades Tebaloan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Mobil Rental Senilai Rp698 Juta

15 June 2026

VIRAL! PASIEN DIDUGA DIBENTAK OKNUM PEGAWAI PUSKESMAS MENGANTI, TEMPAT BEROBAT ATAU RUANG PELAMPIASAN EMOSI?

13 June 2026
ADVERTISEMENT

Seru dan Meriah! Forkopimda Jombang Adu Ketangkasan Mancing Gratis Di Tirtawisata Bersama Ribuan Warga

13 June 2026

Satresnarkoba Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Antarwilayah, Lima Pengedar Diamankan‎

13 June 2026

WAYAHE YANG MUDA MEMIMPIN: M. Syahrul Munir Resmi Nakhodai DPC PKB Gresik, LPK-RI Beri Dukungan Penuh Mengawal Kebijakan Pro-Rakyat!

12 June 2026

TANAH GALIAN PROYEK PUPR DI PASINAN DIDUGA DIPERJUALBELIKAN, PUBLIK CURIGA ADA PERMAINAN! APH POLSEK WRINGINANOM DIMINTA JANGAN TUTUP MATA

8 June 2026

DIDUGA TERJADI KEBOCORAN GAS BERBAHAYA DI PT BMI LAMONGAN! 19 BURUH TUMBANG, MANA TANGGUNG JAWAB K3 PERUSAHAAN?

6 June 2026
Tuesday, June 16, 2026
  • Login
Berita Karya
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
Berita Karya
No Result
View All Result
Home Berita

DUGAAN TANAH GG SIDORAHARJO: PETOK D DIDUGA “DIUANGKAN”, JEJAK RP1 MILIAR MEMUNCULKAN BANYAK TANDA TANYA APARAT DESA TERLIBAT‎

AJi B.K by AJi B.K
16 June 2026 11:13
46 1
ADVERTISEMENT


‎Gresik | Beritakarya.com
‎
‎Kasus dugaan penjualan tanah GG seluas 6.291 meter persegi di Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, kian menyita perhatian publik. Di balik transaksi yang disebut bernilai sekitar Rp1 miliar itu, muncul rangkaian keterangan yang saling bertolak belakang, dokumen yang dipersoalkan, serta aliran dana yang hingga kini belum terungkap secara terang.
‎
‎Sejumlah pihak saling menyampaikan versi berbeda. Namun satu pertanyaan mendasar belum terjawab: siapa sebenarnya yang berhak menjual tanah tersebut, dan siapa yang menikmati hasil transaksi miliaran rupiah itu?
‎
‎PETOK D ATAS NAMA SUPENO, TAPI TANAH DIDUGA BERPINDAH TANGAN
‎
‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, objek tanah tersebut awalnya tercatat dalam SPPT atas nama Hj. Sutining Istiqomah dengan luas 6.291 meter persegi.
‎
‎Pada 5 September 2018 diterbitkan Petok D atas nama Supeno. Peralihan itu disebut sebagai bagian dari penyelesaian utang melalui mekanisme jual beli antara Hamzah dan Supeno.
‎
‎Namun persoalan muncul ketika lahan yang dasar penguasaannya disebut berada pada Petok D atas nama Supeno justru diduga dijual kepada pengembang perumahan GKR pada tahun 2022.
‎
‎Yang menjadi sorotan, Supeno mengaku tidak pernah memberikan persetujuan maupun kuasa untuk menjual tanah tersebut.
‎
‎Jika pengakuan itu benar, maka muncul pertanyaan serius:
‎
‎siapa yang memiliki kewenangan menjual tanah tersebut?
‎
‎Atas dasar dokumen apa transaksi dilakukan?
‎
‎Dan siapa yang menandatangani proses pelepasan hak?
‎
‎KESAKSIAN NURSAN MEMUNCULKAN MISTERI ALIRAN DANA
‎
‎Polemik semakin berkembang setelah muncul keterangan Nursan yang mengungkap adanya perpindahan dana hasil penjualan tanah.
‎
‎Kepada aktivis LSM, Nursan disebut menyatakan menerima surat kuasa jual yang dibuat pada masa pemerintahan Kepala Desa Suwoto dan ditandatangani oleh mantan Kepala Desa Moch Hamsyah Harri. Dari transaksi dengan pengembang GKR, dana sekitar Rp1 miliar disebut masuk terlebih dahulu ke rekening anak Nursan sebelum diteruskan ke rekening Kepala Desa Suwoto.
‎
‎Namun dalam kesempatan berbeda saat dikonfirmasi media, Nursan memberikan keterangan yang tidak sama. Ia disebut menyatakan dana tersebut masuk ke rekening anaknya lalu diteruskan kepada Winarning istri Moch Hamsyah Harri melalui perantara yang disebut bernama Polo Napik dan Sanuji.
‎
‎Perbedaan keterangan ini memunculkan tanda tanya besar.
‎
‎Mengapa dana harus berpindah melalui beberapa rekening?
‎
‎Siapa penerima akhir uang tersebut?
‎
‎Siapa yang memiliki hak hukum atas hasil penjualan tanah?
‎
‎Dan apakah seluruh proses itu memiliki dasar hukum yang sah?
‎
‎ALIRAN RP1 MILIAR DINILAI LAYAK DIAUDIT FORENSIK
‎
‎Nilai transaksi yang mencapai sekitar Rp1 miliar membuat publik mendesak aparat penegak hukum melakukan penelusuran menyeluruh terhadap seluruh jejak transaksi.
‎
‎Dokumen mutasi rekening, surat kuasa, dokumen pelepasan hak, hingga riwayat peralihan kepemilikan tanah dinilai menjadi kunci untuk mengungkap siapa pihak yang sebenarnya menerima manfaat dari transaksi tersebut.
‎
‎Sejumlah kalangan menilai audit forensik keuangan menjadi langkah penting untuk membongkar aliran dana yang saat ini masih menyisakan banyak tanda tanya.
‎
‎PENGAKUAN HAMSYAH HARRI TAMBAH RUMIT PERSOALAN
‎
‎Di sisi lain, Moch Hamsyah Harri saat dikonfirmasi wartawan pada 15 Juni 2026 menyampaikan keterangan yang berbeda.
‎
‎Menurutnya, Petok D atas nama Supeno yang diterbitkan saat dirinya menjabat Kepala Desa hanya digunakan sebagai bagian dari proses pengajuan ke BPN dan belum pernah memperoleh persetujuan. Pengajuan tersebut disebut telah ditarik kembali sehingga hak atas tanah kembali kepada Hj. Sutining, akan tetapi petok D nya masih berada dan atas nama Supeno
‎
‎Ia juga menyebut bahwa pada masa kepemimpinan Kepala Desa Suwoto terjadi perubahan hak jual kepada Nursan yang kemudian digunakan dalam transaksi dengan pengembang GKR.
‎
‎Pernyataan ini justru membuka pertanyaan baru.
‎
‎Jika Petok D atas nama Supeno dianggap tidak pernah sah, mengapa dokumen tersebut diterbitkan?
‎
‎Jika pengajuan telah dibatalkan, apa dasar hukum yang digunakan dalam proses penjualan kepada pengembang?
‎
‎Dan apabila hak telah kembali kepada pemilik sebelumnya, siapa pihak yang sebenarnya berwenang menandatangani transaksi?
‎
‎PETOK D DISEBUT MASIH DIPEGANG SUPENO
‎
‎Kejanggalan lain muncul dari informasi bahwa dokumen Petok D yang menjadi dasar penguasaan tanah hingga kini masih berada di tangan Supeno.
‎
‎Fakta ini memunculkan spekulasi baru mengenai legalitas transaksi yang telah mengubah lahan tersebut menjadi kawasan pengembangan perumahan.
‎
‎Jika dokumen penguasaan masih berada pada pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah, maka publik berhak mempertanyakan dasar hukum pengembang memperoleh lahan tersebut.
‎
‎APH DIMINTA BONGKAR SEMUA PIHAK YANG TERLIBAT
‎
‎Masyarakat mendesak Kejaksaan Negeri Gresik, Polres Gresik, Inspektorat Kabupaten Gresik, serta Kantor Pertanahan untuk mengusut perkara ini secara menyeluruh.
‎
‎Penelusuran tidak cukup hanya berhenti pada dokumen administrasi pertanahan. Aparat diminta mengungkap siapa yang membuat dokumen, siapa yang menandatangani, siapa yang menerima dana, siapa yang menjadi perantara, dan siapa yang menikmati hasil transaksi.
‎
‎Karena di balik transaksi tanah yang kini bernilai tinggi tersebut, terdapat dugaan persoalan yang menyangkut kepastian hukum, integritas administrasi pemerintahan desa, serta kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi yang mampu menjawab seluruh perbedaan keterangan yang muncul. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers 16/6/2026
‎
‎(Kaperwil Jatim)
‎

RelatedPosts

GRESIK GEMPAR! Kades Tebaloan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Mobil Rental Senilai Rp698 Juta

VIRAL! PASIEN DIDUGA DIBENTAK OKNUM PEGAWAI PUSKESMAS MENGANTI, TEMPAT BEROBAT ATAU RUANG PELAMPIASAN EMOSI?

Tags: Di desa sidoraharjoDugaan jual tanahGresikJawa timur
Share99Tweet62Pin22

Related Posts

Berita

GRESIK GEMPAR! Kades Tebaloan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Mobil Rental Senilai Rp698 Juta

by AJi B.K
1 day ago
345
Berita

VIRAL! PASIEN DIDUGA DIBENTAK OKNUM PEGAWAI PUSKESMAS MENGANTI, TEMPAT BEROBAT ATAU RUANG PELAMPIASAN EMOSI?

by AJi B.K
3 days ago
346
Berita

Seru dan Meriah! Forkopimda Jombang Adu Ketangkasan Mancing Gratis Di Tirtawisata Bersama Ribuan Warga

by AJi B.K
3 days ago
337
Berita Karya

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Peristiwa
  • Lintas Daerah
  • Narkotika
  • Hukum
  • Kondisi Alam
  • Karya Nusantara
  • Kriminal
  • Politik
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Olahraga

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.