• Latest
  • Trending
  • All
  • Opini
  • Berita
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Lintas Daerah

Menu MBG Lele Mentah di Pamekasan Viral, BGN Klarifikasi: sebut di Lengkapi Susu Hingga Buah Naga

10 March 2026

Misteri “Sawo Biyen”: Potret Malam Mojokerto yang Viral di Media Sosial

10 March 2026

Ambil HP yang Terjatuh di Jalan, Wanita di Ngawi Divonis 4 Bulan Penjara dengan Masa Pengawasan

10 March 2026
ADVERTISEMENT

Buron 11 Bulan, DPO Kasus Narkotika Polres Lahat Ditangkap di Batam Saat Bekerja sebagai Sopir

10 March 2026

AI Disalahgunakan untuk Promosi Judi Online, Video Deepfake Tokoh Publik Jadi Modus Baru

10 March 2026

Anggota DPR Soroti Fenomena “Korban Jadi Tersangka”, Kinerja Polisi dan Bareskrim Dipertanyakan

10 March 2026

Penggerebekan Sabu di Gudang Rumah Sooko: Dua Residivis Diciduk, Polisi Operasi Pekat Semeru Pemasok “C” Berat Total 84,3 Gram senilai 126 Juta‎‎

9 March 2026

Gudang Misterius di Warujayeng Nganjuk Disorot: Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, Investigasi Media Berujung Intimidasi‎‎

8 March 2026
ADVERTISEMENT
Wednesday, March 11, 2026
  • Login
Berita Karya
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
Berita Karya
No Result
View All Result
Home Berita

Menu MBG Lele Mentah di Pamekasan Viral, BGN Klarifikasi: sebut di Lengkapi Susu Hingga Buah Naga

AJi B.K by AJi B.K
10 March 2026 21:55
44 0

PAMEKASAN | Beritakarya.com – Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memicu polemik di media sosial. Rekaman tersebut menimbulkan kritik publik terhadap kualitas pelaksanaan program penyediaan makanan bagi siswa.

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyatakan bahwa video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan menu yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan.

RelatedPosts

Misteri “Sawo Biyen”: Potret Malam Mojokerto yang Viral di Media Sosial

Ambil HP yang Terjatuh di Jalan, Wanita di Ngawi Divonis 4 Bulan Penjara dengan Masa Pengawasan

“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” ujar Nanik dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Menurut BGN, paket makanan yang disiapkan SPPG tidak hanya berisi lele. Menu tersebut disebut terdiri dari lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga sebagai pelengkap gizi.

ADVERTISEMENT

BGN menegaskan bahwa seluruh menu dalam program MBG disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi serta standar keamanan pangan. Lembaga tersebut juga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap setiap polemik yang muncul di lapangan.

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar,” kata Nanik.

Namun di sisi lain, pihak sekolah di Pamekasan sebelumnya menolak menerima 1.022 porsi makanan MBG yang dikirim untuk siswa SMA Negeri 2 Pamekasan. Penolakan dilakukan karena menu yang diterima disebut berisi ikan lele mentah, bahkan ada yang masih hidup di dalam kemasan makanan.

Dalam paket tersebut, lele disebut dimasukkan dalam satu kotak bersama dua potong tahu dan dua potong tempe tanpa proses pengolahan. Kondisi itu menimbulkan bau amis yang menyengat sehingga pihak sekolah memutuskan menolak distribusi makanan tersebut.

Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu MBG memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.

“Lele dimarinasi agar kandungan gizinya tetap terjaga dan protein yang diberikan kepada penerima manfaat tetap optimal. Dengan proses marinasi, lele juga dapat bertahan hingga satu hari,” ujar Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani sekitar 3.329 penerima manfaat yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

Meski BGN telah memberikan klarifikasi, polemik ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan distribusi serta transparansi dalam pelaksanaan program MBG, terutama untuk memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat sesuai dengan standar yang dijanjikan pemerintah.

Kaperwil Jatim

Tags: BGN KlarifikasiDistribusi MakananKeamanan PanganLele MentahMBG PamekasanProgram Makan Bergizi GratisSekolah Pamekasan
Share93Tweet58Pin21

Related Posts

Berita

Misteri “Sawo Biyen”: Potret Malam Mojokerto yang Viral di Media Sosial

by AJi B.K
16 hours ago
343
Berita

Ambil HP yang Terjatuh di Jalan, Wanita di Ngawi Divonis 4 Bulan Penjara dengan Masa Pengawasan

by AJi B.K
17 hours ago
344
Berita

Buron 11 Bulan, DPO Kasus Narkotika Polres Lahat Ditangkap di Batam Saat Bekerja sebagai Sopir

by AJi B.K
1 day ago
342
Berita Karya

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Peristiwa
  • Lintas Daerah
  • Narkotika
  • Hukum
  • Kondisi Alam
  • Karya Nusantara
  • Kriminal
  • Politik
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Olahraga

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.