• Latest

Golek Ono Galih Ing Kangkung, Apa yg maksud Makna dan Artinya

20 February 2026

LPK-RI Gugat BRI dan KPKNL ke PN Jember: Sengketa Lelang Agunan Uji Batas Kewenangan Eksekusi Hak Tanggungan

20 February 2026

Damai di Meja Mediasi, Ujian Ada pada Regulasi: Kontrol Kebijakan dan Potensi Sanksi Hukum PT JPN

20 February 2026

22 Gram Sabu dan HP Ilegal Digagalkan Masuk Lapas Kediri, Dugaan Rantai Distribusi Didalami

20 February 2026

Kapolres Gresik Pimpin Aksi Bersih Masjid Agung, Wujud Nyata Program ASRI Presiden Prabowo

20 February 2026

Sudut Pandang Dalam Kehidupan Manusia, Mengapa Ada Pemikiran Bumi Itu Datar

20 February 2026

Kebakaran KM Inti Marina VII di Selat Sunda: 1 Meninggal, 28 Selamat, 2 Masih Dicari

19 February 2026

Kabar Baik: Pendaki Hilang Di Ijen Ditemukan Selamat

19 February 2026

Kecaman Keras LPK-RI Terhadap Kelalaian Legalitas Kuasa Hukum MIZUHO LEASING Dalam Sidang KE-4 dI PN SURABAYA

19 February 2026

Tim SAR Libatkan Gabungan Personel dari Beberapa Elemen Di Kawah Ijen Banyuwangi Jawa Timur

19 February 2026

BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta, Saya Juga Wartawan !!!

18 February 2026

Gerakan Indonesia ASRI Menggema di Nganjuk, Kapolres dan Forkopimda Turun Bersama

18 February 2026
Berita Karya
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
Berita Karya
No Result
View All Result
Home Karya Nusantara

Golek Ono Galih Ing Kangkung, Apa yg maksud Makna dan Artinya

AJi B.K by AJi B.K
20 February 2026 20:18
43 1

Kisah Malam.

Pada Bulan Suci Ramadhan.

RelatedPosts

Sudut Pandang Dalam Kehidupan Manusia, Mengapa Ada Pemikiran Bumi Itu Datar

Gerakan Indonesia ASRI Menggema di Nganjuk, Kapolres dan Forkopimda Turun Bersama

GALIH

Ada pertanyaan dari sahabat hal terkait ungkapan bahasa Jawa tentang Makna Galih secara filosofi.

Dalam falsafah Jawa mengenal tentang GALIH KANGKUNG Karakteristik tanaman kangkung tumbuh merambat, batangnya berongga mengandung air.

Galih umumnya ada pada kayu jenis tanaman keras yaitu bagian inti kayu yang sudah tua, ditandai dengan warna cokelat tua hingga kehitaman.

Ada apa Galih dipertemukan dengan KANGKUNG. Di atas secara nalar tidak ketemu karena Galih Kayu, dipastikan ada pada tanaman yang berkambium.

“Kangkung tanaman tidak berkambium.”

Untuk memaknai kata GALIH merujuk pada kisah WERKUDARA mencari ilmu Sejati melalui sarana air PERWITASARI.

Dalam kisah wayang Werkudara mencari Galih Kangkung adalah perintah Durna, di saat itu Werkudara mencari Ilmu Sejati atau AIR PERWITASARI.

Dalam perjalanan Werkudara, mengalahkan 2 Raksasa di hutan Candra Dimuka, dua raksasa yang tingginya 3 kali darinya, bernama Tikbrasara dan Bukarna ( ternyata penjelmaan Dewa Bayu dan Dewa Indra ) Werkudara ( Jiwa Yang Kuat ) mendapatkan ajaran hidup tentang GUNG SUSUHANING ANGIN punya makna bahwa sosok yang berbudi akan menjadi ajang serangan orang yang berjiwa buruk, demikian juga semakin menjadi tokoh publik terkenal yang berbudi, lurus, semakin banyak musuh menyerang, diharuskan kuat menahan serangan dari luar maupun dari nafsu sendiri, karena mereka yang menyerang kelompok orang amal baiknya yang terputus ( Dalam Kitab Suci Tuhan telah menyampai wahyuNya demikian itu pada QS: Al Kautsar ).

Kelompok seperti di atas sulit akan mengapresiasi kebaikan orang lain.

Maka menjadi tidak heran, bila ada Pemimpin Berbudi dan Berjasa akan diserang secara politis dari berbagai sudut.

Perjalanan selanjutnya Werkudara turun ke kaki Gunung Condro Dimuka, lautnya yang ganas, terjal, licin, curam tebingnya.Saat menginjakkan daratan di laut, tiba tiba ekor ULAR NAGA membelit kakinya, menarik ke tengah laut, dan Werkudara ditenggelamkan.

Dalam kondisi bergumul di dalam lautan, Werkudara menusukkan KUKU PONCONOKONYA ke leher Ular, tembus ke bagian belakang.

Ular Naga Mati, berubah wujud menjadi DEWA RUCI. Disaat seperti di atas Tubuh Werkudara seakan ringan, melayang menuju permukaan laut yang berombak ganas, akan tetapi disaat itu laut menjadi tenang*, tidak bergelombang, Werkudara dapat berdiri dengan nyaman menghadap Dewa Ruci yang berdiri di atas air.

Dewa Ruci memberikan wejangan:

– Menegaskan bahwa diri sejati adalah cerminan cahaya batin yang suci (Pancamaya) di dalam hati, bukan nafsu duniawi;

– Manunggaling Kawula Gusti, adalah jiwa ketawadhuan manusia dengan sang Pencipta, melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya, bahwa Tuhan itu lebih dekat dari urat nadi, demikian itu ilmu sejati;

– Siraman rohani yang demikian itu yang disebut Air PERWITASARI.

Werkudara saat itu merasakan ketentraman yang luar biasa berada dalam alam yang damai bersama Dewa Ruci.

Air Perwitasari atau Air suci atau ilmu sejati, adalah pengetahuan tentang hakikat hidup, ketiadaan rasa takut, dan kemampuan mengendalikan nafsu, mengedepankan berserah diri ke Tuhan Yang Maha Esa. (Menurut kitab suci orang yang mulia adalah orang yang bertaqwa).

Ajaran di atas menyampaikan bahwa kebahagiaan sejati hanya dicapai apabila jiwa senantiasa terpelihara bersih dan menjauhkan diri dari perasaan ujub, rumongso biso, adigang, adinggung, adiroso, dan adiguno.

Dari kisah hal di atas kata GALIH dalam falsafah Jawa dapat dijawab dan terkait Hidup Mencari Gali Kangkung ( Kitab Suci menerangkan, sesungguhnya Tuhan Pencipta Alam,enyukai orang orang yang berakal).

Kata Galih dapat di persepsikan sama dengan TAFAKUR ( berpikir mendalam akan kebesaran Tuhannya ).

Kangkung, tanaman merambat, diambil untuk sayur tetap bersemi dan tetap melengkung menjalar, dapat diartikan bahwa:

– hidup itu hati harus iklas berserah diri pada Tuhan tidak sombong atas pengaruh duniawi, seperti batang kangkung yang berlobang berisi air menyejukan;

– batang kangkung dewasa selalu merambat dan melengkung, hidup demikian itu senantiasa harus merendahkan hatinya dan bermanfaat bagi sesama.

Di atas kata GALIH terjawab, demikian juga HIDUP MENCARI GALIHE KANGKUNG juga dapat dijawab.

Dalam ungkapan bahasa jawa, disebut SURO DIRO JOYO NINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI ( Budi Luhur akan mengalahkan kekuasaan yang disebabkan karena kekayaan atau Kedudukkan Politis dalam jabatan ).

Tags: BudayaBudi luhurJawat timurKarya nusantaraNganjuk
Share94Tweet59Share

Related Posts

Jombang

Sudut Pandang Dalam Kehidupan Manusia, Mengapa Ada Pemikiran Bumi Itu Datar

by AJi B.K
1 day ago
349
Berita

Gerakan Indonesia ASRI Menggema di Nganjuk, Kapolres dan Forkopimda Turun Bersama

by AJi B.K
3 days ago
336
Berita

Dugaan Penggelapan Rp200 Juta Pelaku Melarikan diri. Kinerja Polres Nganjuk Dalam 1 Tahun Dipertanyakan, Jadi Sorotan Publik‎‎

by AJi B.K
6 days ago
381
Berita Karya

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Lintas Daerah
  • Peristiwa
  • Narkotika
  • Hukum
  • Kriminal
  • Opini
  • Politik
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Karya Nusantara

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.