• Latest
  • Trending
  • All
  • Opini
  • Berita
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Lintas Daerah

22 Gram Sabu dan HP Ilegal Digagalkan Masuk Lapas Kediri, Dugaan Rantai Distribusi Didalami

20 February 2026

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

20 June 2026

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

20 June 2026
ADVERTISEMENT

PROGRAM PRESIDEN TUTUP TAMBANG ILEGAL, POLRES GRESIK DIMINTA BERTINDAK TEGAS DIWILAYAHNYA, TERMASUK DESA SUBER GEDE WRINGIN ANOM

20 June 2026

Diduga Tertekan Masalah Asmara dan Utang, Pria Muda Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Kos di Menganti

19 June 2026

Dorong Kebersihan Lingkungan, Pemkab Jombang Distribusikan 9 Unit Kendaraan Roda Tiga

18 June 2026

Gudang Penyulingan Limbah B3 Diduga Ilegal di Wringinanom Terbongkar, Nama Handi (Gombrek) Oknum Polisi Ikut Terseret‎

17 June 2026

Khidmat dan Penuh Doa, Intip Suasana Istighosah Tahun Baru Islam 1448 H di Jombang

16 June 2026
Sunday, July 26, 2026
  • Login
Berita Karya
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lintas Daerah
No Result
View All Result
Berita Karya
No Result
View All Result
Home Berita

22 Gram Sabu dan HP Ilegal Digagalkan Masuk Lapas Kediri, Dugaan Rantai Distribusi Didalami

AJi B.K by AJi B.K
20 February 2026 18:49
42 2

KEDIRI I Beritakarya.com – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 22 gram ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri berhasil digagalkan petugas saat pemeriksaan kunjungan. Seorang perempuan yang diduga merupakan istri salah satu narapidana diamankan setelah petugas menemukan paket mencurigakan dalam barang bawaannya.

Dari hasil pemeriksaan awal, paket tersebut diketahui berisi sabu. Selain itu, petugas juga mendapati satu unit telepon genggam (HP) yang diduga hendak diselundupkan secara ilegal ke dalam lapas.

RelatedPosts

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

Jumlah Tidak Kecil, Indikasi Perlu Didalami

Berat 22 gram sabu bukanlah jumlah yang bisa dianggap sepele dalam konteks lembaga pemasyarakatan. Di lingkungan tertutup seperti lapas, jumlah tersebut berpotensi memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan di luar.

Hal ini memunculkan pertanyaan krusial: apakah barang tersebut ditujukan untuk konsumsi pribadi, atau ada indikasi peredaran internal?

Hingga saat ini, aparat belum menyampaikan detail lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pihak lain. Namun, keberadaan telepon genggam dalam upaya penyelundupan ini turut menjadi sorotan. Di berbagai kasus serupa, ponsel ilegal seringkali menjadi alat komunikasi yang memfasilitasi koordinasi transaksi dari dalam lapas.

ADVERTISEMENT

Sistem Pengawasan Diuji

Kepala Lapas Kediri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk penyelundupan dan akan terus memperketat pengawasan terhadap setiap pengunjung. Pengungkapan ini menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan berjalan dan mampu mendeteksi upaya pelanggaran.

Namun di sisi lain, kasus ini juga menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan tetap menjadi target upaya penyelundupan. Artinya, sistem keamanan bukan hanya harus kuat, tetapi juga adaptif terhadap pola baru yang terus berkembang.

Upaya penyelundupan melalui jalur kunjungan menunjukkan bahwa interaksi langsung masih menjadi celah yang terus diuji. Tanpa pengawasan ketat dan teknologi pendukung, potensi lolosnya barang terlarang selalu ada.

Proses Hukum dan Pemeriksaan Internal

Perempuan yang diamankan telah diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk penyelidikan lebih lanjut. Aparat akan mendalami asal-usul barang serta kemungkinan adanya aktor lain di balik upaya tersebut.

Sementara itu, narapidana yang diduga menjadi tujuan pengiriman barang akan menjalani pemeriksaan internal dan berpotensi menghadapi sanksi tambahan jika terbukti terlibat.

Lebih dari Sekadar Kasus Tunggal

Kasus ini bukan hanya tentang satu upaya penyelundupan yang berhasil digagalkan. Ia menjadi cerminan bahwa peredaran narkotika masih berusaha menembus sistem pemasyarakatan.

Pertanyaan yang kini mengemuka bukan hanya bagaimana barang itu dibawa masuk, tetapi juga apakah ada permintaan dari dalam dan bagaimana rantai distribusi tersebut bekerja.

Sinergi antara petugas lapas dan aparat kepolisian menjadi kunci untuk memastikan bahwa pengungkapan ini tidak berhenti pada pelaku lapangan, melainkan mampu mengurai kemungkinan jaringan yang lebih luas.Perkembangan kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat penegak hukum. (Wan)

Tags: Jawa timurKeamanan LapasKediriLapas kelas IIAPenyelundupanSabu
Share93Tweet58Pin21

Related Posts

Berita

Pembentukan Panitia PHBN Desa Grabagan, Wujud Kebersamaan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

by AJi B.K
1 month ago
344
Berita

Ungkap Giat ilegal Mafia Solar, Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur oleh Komplotan Sugit Celeng, Dian cs Wartawan bodrek.

by AJi B.K
1 month ago
363
Berita

PROGRAM PRESIDEN TUTUP TAMBANG ILEGAL, POLRES GRESIK DIMINTA BERTINDAK TEGAS DIWILAYAHNYA, TERMASUK DESA SUBER GEDE WRINGIN ANOM

by AJi B.K
1 month ago
349
Berita Karya

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Peristiwa
  • Lintas Daerah
  • Narkotika
  • Hukum
  • Kondisi Alam
  • Karya Nusantara
  • Kriminal
  • Politik
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Olahraga

Copyright © 2026 BeritaKarya.Com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.